Jatuh Tempo Pegadaian Apakah Langsung Dilelang?

Bisnis – PT Pegadaian (Persero) memastikan barang gadai yang sudah masuk perusahaan dan tidak ditebus dalam waktu dua minggu, siap dilelang di kantor cabang BUMN. Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara lelang kepada umum. Karena debitur tidak dapat melunasi pinjamannya, Pegadaian berhak melelang agunan sesuai kesepakatan.

Lelang Gadai Setiap Hari Apa?

Untuk membeli barang lelang tentunya harus mengetahui terlebih dahulu tentang aturan lelang. Calon pembeli juga dapat mengunjungi Kantor Pegadaian terdekat untuk menanyakan jadwal lelang. Biasanya lelang akan diadakan setiap dua minggu sekali. Namun hal ini juga bergantung pada kebijakan masing-masing unit karena mungkin saja ada lelang barang setiap harinya.

Adapun langkah-langkah untuk mengetahui cara mengikuti lelang adalah sebagai berikut:

  • Pergi ke loket lelang dan minta informasi barang apa saja yang akan dilelang.
  • Ikuti lelang di lokasi yang ditentukan.
  • Juru lelang akan mengumumkan barang-barang yang akan dilelang, termasuk cacat dan harga pembukaan.
  • Item akan diberikan kepada penawar dengan nilai tertinggi setelah hitungan ketiga dan tidak ada yang menawar lebih tinggi.
  • Setelah barang melalui pelelangan, langkah selanjutnya adalah transaksi dengan senjata yang diperoleh dari dokumen bukti transaksi.
Baca Lainya:  Perbedaan bisnis dan investasi properti yang perlu diketahui

Waktu Lelang

Tertarik untuk mengikuti lelang Pegadaian?Secara umum Pegadaian melakukan lelang minimal 2 kali dalam sebulan. Namun barang lelang tidak dapat ditentukan dan tidak selalu berupa kendaraan. Pasalnya, ada barang lain, seperti emas hingga elektronik.

Dalam prosesnya, Pegadaian akan melakukan konfirmasi kepada nasabah yang melelang barang tersebut. Mereka juga akan diberitahu bahwa batas waktu pembayaran telah jatuh tempo. Biasanya Pegadaian akan memberikan jangka waktu 15 sampai 30 hari kerja. Jika lewat dari periode tersebut, barang akan langsung dilelang dengan 9 terlebih dahulu.

Di Mana Anda Bisa Membeli Barang Lelang Pegadaian?

Dimana bisa membeli barang lelang Pegadaian? Hal ini masih menjadi pertanyaan bagi sebagian orang. Padahal, mencari barang lelang di Pegadaian cukup mudah, yakni dengan langsung mendatangi kantor Pegadaian terdekat. PT Pegadaian (Persero) memang menawarkan barang lelang berupa perhiasan emas dan barang berharga lainnya.

Tips Membeli Barang Lelang di Pegadaian:

Cari tahu jadwal pastinya

Setiap kantor Pegadaian memiliki jadwal pelaksanaan lelang masing-masing. Ada yang melakukannya dua minggu sekali, seminggu sekali, dua kali seminggu, dan seterusnya. Untuk mengetahui jadwal pelelangan ini, Anda bisa menanyakan kontak kantor Pegadaian yang ingin Anda kunjungi. Biasanya jadwal lelang 9 mereka sangat terbuka. Jadwal lelang juga lebih sering diadakan pada jam kerja, jadi pastikan jadwal lelang tidak mengganggu aktivitas Anda.

Baca Lainya:  Berapa Biaya Franchise Chatime

Mencari tahu barang yang akan dilelang dan segala aksesorisnya

Setelah mengetahui jadwal lelang, kini Anda harus mengetahui barang apa saja yang akan dilelang. Dalam sehari, Pegadaian bisa melelang beberapa barang. Salah satu item ini mungkin sesuatu yang sangat Anda inginkan. Kemudian, Anda juga melihat kelengkapan dokumen. Misalnya kalau emas, sebaiknya ada sertifikatnya. Kalau motor, harus ada BPKB-nya. Anda harus memperhatikan semua hal ini.

Cari tahu harga pasaran aslinya

Tip ini mungkin terdengar sepele, tetapi mengetahui harga pasar dari barang yang Anda inginkan akan membantu Anda. Biasanya harga lelang bisa lebih murah dari harga pasar karena Anda tentukan sendiri. Sangat mudah untuk mencari harga di pasaran, Anda hanya perlu menggunakan koneksi internet. Informasi yang Anda dapatkan berlangsung dengan cepat.

Baca Lainya:  Tujuan Negara Ekspor dan Harga Tanaman Porang

Tetapkan harga sesuai kemampuan

Hal ini perlu Anda perhatikan agar tidak menyesal di kemudian hari. Patokan harga lelang yang wajar. Kalau bisa bawa standar harga pasar yang sudah Anda ketahui sebelumnya. Jangan menetapkan harga terlalu rendah atau terlalu tinggi. Jika terlalu rendah, kesempatan Anda akan diambil oleh orang lain. Jika Anda menetapkannya terlalu tinggi, Anda justru akan rugi karena anggaran Anda lebih rendah dari proposal Anda.

Semoga Bermanfaat.

karyono

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.