Yuk Cari Tahu, Apa Saja 3 Resiko Usaha Bengkel Yang Harus Dipersiapkan

Jadiberkah.com – Setiap bepergian pastinya Anda akan melihat tukang tambal ban di pinggir jalan dengan alat bengkel seadanya. Meskipun tanpa atap, usaha tersebut tetap berjalan. Itulah yang dinamakan bengkel kecil, meskipun kecil tetap memiliki resiko usaha bengkel yang harus diwaspadai.

Memang modal yang diperlukan tidak begitu besar untuk membuka bengkel. Tapi, sebelumnya ketahui kelebihan dan  resiko usaha bengkel. Yang akan dibahas kali ini adalah resikonya ketika memilih membuka usaha bengkel.

Apa Saja Resiko Membuka Bengkel Yang Harus Diketahui

Jika memutuskan membuka bisnis bengkel, ada baiknya Anda mengetahui resiko membuka bengkel. Bukan hanya dari jumlah modalnya sedikit, namun lokasi membuka usaha juga ikut mempengaruhi. Jika ingin yang lebih besar dengan berbagai peralatan, maka modal yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Jadi,  pilihannya tetap pada diri sendiri. 

Sepi pelanggan

Tidak semua usaha selalu ramai oleh pelanggan, begitu pula dengan bengkel. Meskipun banyak kendaraan, mereka pun pasti memiliki bengkel langganan untuk mengatasi masalah kendaraannya.

Apalagi jika ada pesaing yang membuka bengkel tak jauh dari tempat Anda membuka usaha. Sepinya pelanggan juga menjadi salah satu resiko ketika membuka bengkel.

Tidak bisa mengatasi masalah pelanggan

Karena sebuah mesin kendaraan adalah buatan manusia, maka pasti terdapat masalah di dalamnya. Apalagi jika kendaraan tersebut memiliki masalah yang serius. Sebelum mulai membuka bengkel, tingkatkan skill atau keahlian mengenai perbengkelan.

Anda bisa belajar pada orang yang ahli di bidangnya untuk mempersiapkan membuka usaha bengkel sendiri. Untuk awal bisa menjadi pegawainya terlebih dahulu, sebagai bekal saat akan membuka usaha sendiri.

Modal minim

Modal merupakan hal yang paling signifikan untuk membuka sebuah usaha. Apalagi untuk membuka usaha bengkel. Jika hanya untuk tambal ban bocor, modal yang diperlukan tidak terlalu besar. Namun berbeda jika bengkel tersebut mengatasi berbagai masalah kendaraan. Maka dibutuhkan berbagai macam peralatan.

Untuk awal pembukaan, cukup peralatan yang seadanya. Lambat laun tabunglah dikit demi sedikit penghasilan yang didapatkan agar bisa membeli peralatan yang diinginkan. 

Itulah beberapa resiko usaha bengkel yang harus dipertimbangkan sebelum membuka bisnis tersebut. Meskipun modal minim, namun semuanya bisa disiasati dengan terencana.

Tidak ada usaha yang tidak memiliki resiko, begitu pula usaha bengkel. Yang terpenting terus semangat dan pantang menyerah dengan memberikan pelayanan yang ramah pada pelanggan. Semoga bermanfaat. 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.