Mengetahui Tentang Modal Menanam Tanaman Porang

Jadiberkah.com – Tanaman Porang merupakan sejenis tanaman umbi-umbian yang sering disebut juga dengan iles-iles atau coblok. Mayarakat mulai mengenal Tanaman porang setelah mengetahui kisah para petani tanaman porang yang mulai sukses dan berhasil menjadi miliarder.

Tanaman Porang dapat digunakan sebagai bahan baku tepung, kosmetik dan pembuatan lem jelly. Tanaman porang biasanya diekspor dalam bentuk tepung dan juga chip ke luar negeri seperti Jepang, China, Taiwan, Thailand dan beberapa negara di kawasan Asia lainnya

Presiden Jokowi menjadikan tanaman porang sebagai salah satu komoditas andalan baru Indonesia untuk bidang ekspor. Karena nilai tanaman porang sangat tinggi. Pada tahun 2020 nilai ekspor tanaman porang mencapai 923,6 miliar rupiah
Maka dari itu, untuk menanam tanaman porang kita harus mengetahui biaya atau modal yang diperlukan petani dalam usaha menanam porang. Mahal atau murahnya, Mari kita sama-sama simak ulasannya.

Berapa Modal Tanam Porang?

Dalam dunia usaha, ada hukum dimana semakin sedikit modal semakin sedikit pemasukan dan resiko. Sebaliknya, semakin besar modal semakin banyak potensi pemasukan yang bisa dihasilkan dan semakin besar juga resikonya.
Begitupun ketika menanam porang semakin besar modal yang dikeluarkan, semakin besar pula keuntungan yang bisa didapatkan, tentunya ketika panen berhasil.

Baca Lainya:  4 Khasiat dan Kegunaan Tanaman Porang

Sebagai gambaran saja. Menurut menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam sebuah wawancara dia mengatakan untuk menanam porang dalam lahan 1 hektar petani membutuhkan dana sekitar 70 sampai 80 juta.
Namun, beberapa sumber lain menyebutkan bahwa modal menanam porang dalam lahan 1 hektar membutuhkan dana sekitar 50-60 juta saja.

Nah, agar tidak penasaran berikut ini adalah pemaparan lengkap biaya modal menanam porang dari channel youtube milik Creative Konjac Farm yang membahas biaya menanam porang dan juga analisa keuntungannya.

Modal Menanam Porang

⦁ Lahan 1 Hektar
⦁ Jarak tanam 25 x 100 cm
⦁ Bibit Katak 200 kg = 3o.000.000
⦁ Pupuk = 500 karung = 15.000.000
⦁ Tenaga kerja = 16.000.000

Total modal 56.000.000 per lahan 1 hektar. Potensi keuntungan yang bisa didapat dari modal tersebut berkisar di angka 500 juta rupiah yang berasal dari penjualan katak dan juga umbi selama 2 musim panen.

Katak porang sendiri adalah buah yang tumbuh diantara tanaman porang. Inilah kemudian nanti yang menjadi bibit tanaman porang, ini bisa anda jual ataupun dipakai sendiri.
Sedangkan, umbi porang adalah produk porang yang nantinya siap dikirim dalam bentuk tepung porang dan chip ke negara-negara tertentu. Sejauh ini porang memiliki nilai ekonomis ketika dipasarkan keluar negeri. Umumnya negara penerima porang adalah negara-negara di wilayah benua Asia.

Baca Lainya:  Langkah memulai usaha bakpia patok

Jumlah modal tersebut tentu saja sifatnya fluktuatif karena harga bibit dan pupuk yang mungkin berubah-ubah. Begitupun dengan biaya tenaga kerja. Perihal biaya tenaga kerja menjadi kebijaksanaan masing-masing, mau sewa berapa pegawai dan berapa besaran gaji yang akan diberikan.
Pada intinya, menanam porang membutuhkan modal setidaknya 60 juta – 80 juta per lahan 1 hektar. Ini bisa anda jadikan patokan. Jika anda ingin menanam porang dilahan yang lebih sempit, anda tinggal membaginya dari jumlah tersebut. Begitupun jika ingin menanam di lahan yang lebih luas.

Untuk meraih kesuksesan dalam bidang perporangan. Selain modal dan lahan, tentu saja, anda juga membutuhkan ilmu dalam pertanian. Menanam porang tidak bisa dilakukan begitu saja. Ada petani yang sukses dan ada juga yang gagal.
Faktor kegagalan tersebut biasanya disebabkan oleh waktu penanaman yang kurang tepat, bibit yang membusuk dan juga paparan sinar matahari pada tanaman yang kurang.
Demikian tadi artikel singkat tentang modal yang dibutuhkan untuk menanam porang. Semoga tulisan ini bisa sedikit dijadikan referensi untuk anda para petani yang tertarik dalam budidaya tanaman ini.

Baca Lainya:  Apa Itu Pohon Porang dan Apa Saja Jenisnya?

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.