4 Keuntungan Bisnis Kelapa Sawit

Jadiberkah.com – Dalam sejarahnya, kelapa sawit dibawa oleh seorang peneliti dari Afrika untuk kemudian ditanam di Kebun raya Bogor. Hasil penanaman itu pun berhasil hingga kelapa sawit mampu tumbuh dengan tinggi 12 meter dan menjadikannya pohon sawit tertua di Asia Tenggara pada waktu itu.

Setelah eksperimen tersebut berhasil, bibit-bibit sawit mulai disebar ke wilayah-wilayah di Indonesia, utamanya pulau Sumatera. Hingga akhirnya, tanaman kelapa sawit tumbuh subur di Indonesia hingga menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di Dunia.

Nah, menanam sawit sendiri mempunyai keuntungan-keuntungan tertentu, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Keuntungan pertama tentulah berkaitan dengan uang, tanaman ini menghasilkan keuntungan berkali kali lipat dari harga modal yang dikeluarkan.

Selain itu, dengan sawit anda bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga kemiskinan dan pengangguran bisa berkurang. Lalu, selain dari itu, apalagi keuntungan yang bisa anda dapatkan dari bisnis kelapa sawit? Berikut ini ulasan selengkapnya.

 

Apa Saja Keuntungan yang Diperoleh dengan Melakukan Bisnis Kelapa Sawit ?

 

  1. Keuntungan Bisa Berlipat-lipat

Bukan lagi sebuah rahasia umum jika laba atau profit dari menjalankan bisnis sawit ini memang sangatlah besar. Biaya produksi rata-rata untuk kelapa sawit yaitu sebesar Rp 500 tiap kg. Sedangkan untuk harga jualnya sendiri bisa mencapai Rp 1.597 per kilogram.

Baca Lainya:  Apa Perbedaan AliExpress dan Alibaba? Simak 6 Perbedaannya Berikut ini

Hal itu menandakan bahwa keuntungan yang diperoleh bisa mencapai berlipat-lipat. Oleh karena itulah, banyak yang tertarik untuk menggeluti bisnis di bidang kelapa sawit tersebut.

  1. Cepat Balik Modal

Anggaran biaya yang diperlukan untuk membuka sebuah lahan kelapa sawit setidaknya sebanyak 30 juta tiap hektarnya. Biaya tersebut memang tidak termasuk ongkos perawatan dan penanaman pohon sawit. Selama masa tahanan tersebut belum menghasilkan, maka seorang investor akan selalu dituntut untuk mengeluarkan dana segar yang jumlahnya sangat banyak.

Namun semua biaya-biaya itu akan kembali ketika tanaman sawit sudah mulai bisa dipanen. Biasanya modal para investor akan mulai mereka dapatkan kembali saat 4 tahun setelah masa panen pertama. Dan yang perlu untuk Anda ketahui, pohon sawit ini akan terus produktif bahkan hingga 25 tahun ke depan.

  1. Harga yang Stabil

Jika memperhatikan masalah harga dari kelapa sawit tersebut memang hanya cukup bersifat stabil sejak awal tahun 2011 yang lalu. Pada saat itu, harga sawit berada di kisaran angka sekitar 1300 per kg, Dan kemudian harga menjadi 1600 per kilogram dan saat ini turun menjadi 1395 per kg.

Baca Lainya:  6 bisnis yang menguntungkan di tahun 2020

Perlu untuk Anda ketahui bahwa minyak kelapa sawit tersebut memang bersaing ketat di pasaran dengan minyak kedelai. Namun meski begitu produktivitas kedelai masih dirasa cukup rendah jika dibandingkan dengan sawit.

  1. Harga Kebun Kelapa Sawit Selalu Naik

Selain nantinya seorang pengusaha kelapa sawit ini bisa menjual hasil panen dari pohon sawit tersebut, nyatanya bisnis di bidang ini juga dapat dilakukan dengan cara melakukan jual beli lahan. Nyatanya harga dari lahan kelapa sawit memang cenderung mengalami peningkatan yang cukup drastis dari tahun ke tahun.

Sekalipun terkadang mengalami penurunan harga, tingkat penurunan tersebut dirasa tidak terlalu signifikan dan memang jarang sekali terjadi. Harga untuk suatu lahan kelapa sawit biasanya sangat dipengaruhi oleh kualitas dari tanaman yang terdapat di dalam kebun tersebut.

Baca Lainya:  Apa Saja Keuntungan Menabung Dalam Bentuk Emas?

Nah, itulah pembahasan yang dapat dijelaskan mengenai beberapa keuntungan yang diperoleh dari melakukan bisnis kelapa sawit. Bagi anda yang ingin memperoleh keuntungan tersebut, anda bisa mencoba untuk melakukan bisnis yang satu ini.

Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.