Ketahui Rincian Modal Usaha Toko Bangunan Berikut Ini Sebelum Memulai Usaha

Jadiberkah.com – Usaha toko bangunan tidak pernah sepi peminat. Bisnis perumahan yang meningkat pesat dewasa ini diikuti dengan permintaan yang besar pula pada bahan bangunan. Rincian modal usaha toko bangunan disiapkan sedini mungkin bila Anda ingin turun ke dunia ini.

Itulah sebabnya mengapa tidak sedikit yang berani memilih usaha ini, kendati saat ini masih pandemi. Namun, bila Anda tetap berniat untuk membuka usaha toko bangunan, maka untuk memudahkan Anda merencanakan dananya, sebaiknya Anda mengetahui rincian modal awal usaha toko bangunan.

Bagaimana Rincian Modal Awal Usaha Toko bangunan?

Rincian modal usaha toko bangunan

Sebelum mengetahui rinciannya, Anda harus menguatkan hati dan membulatkan tekad terlebih dahulu sampai akhirnya memutuskan untuk memulai usaha ini.

Hal tersebut sangat penting, karena persaingan yang ketat dan modal yang besar membuat Anda harus melakukan inovasi dan strategi penjualan yang baik setiap saat. Anda harus memiliki nilai lebih agar dipilih oleh pembeli.

Berikut ini rincian modal awal usaha toko bangunan yang harus Anda ketahui.

1. Bahan bangunan (semen, batu bata, pasir, dan lain-lain) : Rp100.000.000,00

Baca Lainya:  Contoh Usaha Sampingan Untuk Karyawan

2. Alat-alat bangunan (paku, palu, dan lain-lain) : Rp100.000.000,00

3. Sewa tempat : Rp10.000.000,00 per tahun

4. Gaji karyawan 2 orang @ 2 juta : Rp 4.000.000,00 per bulan

5. Etalase : Rp 4.000.000,00

6. Sarana transportasi : Rp 150.000.000,00

Alternatif Meminimalkan Modal

Bila Anda sudah membulatkan tekad, tetapi modal belum cukup,  Anda tidak perlu kecewa. Anda bisa meminimalisir modal usaha dengan beberapa cara seperti berikut ini, yang diantaranya adalah :

  1. Lokasi usaha di rumah atau di tempat yang tidak perlu menyewa. 
  2. Bahan bangunan dan alat-alat bangunan yang dibeli adalah yang benar-benar dibutuhkan pelanggan Anda. Hal ini bisa diketahui dengan survei pasar terlebih dahulu atau mengamati bahan bangunan yang sudah ada. Anda juga bisa membeli secara bertahap, tidak harus langsung dalam jumlah besar, tetapi lengkap.
  3. Melibatkan anggota keluarga untuk meminimalkan dana menggaji karyawan.
  4. Rutin melakukan inovasi dan strategi penjualan untuk menarik minat pembeli, seperti memberi diskon pada momen tertentu, melayani pembelian online, atau strategi lain yang berbeda dari yang toko bangunan lain.

Demikianlah rincian modal usaha toko bangunan dan alternatif untuk meminimalisir pengeluaran. Jangan berhenti berinovasi bila ingin toko bangunan Anda maju. Semoga bermanfaat! 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.