Sederhana! Inilah Cara Menghitung Keuntungan Usaha Rumah Makan

Jadiberkah.com – Banyaknya fenomena restoran yang gulung tikar salah satunya disebabkan oleh manajemen keuangan yang buruk. Padahal, sebenarnya omset yang diperoleh lumayan besar. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui cara menghitung keuntungan usaha rumah makan dengan benar.

Sebelum terjun ke bisnis tersebut, ada baiknya jika Anda mempelajari ilmu akuntansi yang dibutuhkan terlebih dahulu. Hal ini supaya nantinya Anda bisa mengendalikan kondisi keuangan dengan baik.

Cara menghitung keuntungan usaha rumah makan

Untuk menghitung keuntungan dari usaha rumah makan sebenarnya tidak terlalu sulit. Tiga bagian yang harus diperhatikan adalah laporan arus kas, laporan untung-rugi, dan laporan neraca. Hal itulah yang menjadi elemen penting dalam manajemen keuangan bisnis.

Jika bisa menguasai ketiganya, maka Anda akan mampu menganalisa kondisi keuangan yang terjadi. Dengan demikian, masalah yang muncul bisa segera teratasi dengan baik. Berikut ini adalah ulasan menarik mengenai bagaimana cara menghitung keuntungan warung makan, diantaranya :

Laporan arus kas

Berisi tentang hasil transaksi rumah makan sehari-hari. Pembukuan keuangan yang rapi tentu harus dimulai dari pencatatan harian. Dengan demikian, pembuatan laporan selanjutnya akan lebih mudah.

Latih karyawan Anda untuk membuat laporan yang baik dan benar. Ketelitian dan kecermatan sangat dibutuhkan dalam langkah awal ini. Ingat selalu bahwa keberhasilan di langkah awal akan menentukan kesuksesan pada tahap selanjutnya.

Laporan untung-rugi

Laporan untung-rugi dibuat berdasarkan transaksi harian yang dilihat melalui laporan arus kas. Dokumen ini digunakan untuk mengetahui keuntungan secara keseluruhan tanpa harus melihat uang yang ada.

Dengan demikian, Anda bisa langsung mengetahui apakah rumah makan dalam kondisi untung atau sebaliknya. Apabila hasil menunjukkan kerugian, lakukan evaluasi supaya bisa diambil tindakan penanganan yang tepat dan terarah.

Laporan neraca

Seperti namanya, neraca memiliki makna timbangan yang menunjukkan keseimbangan atau kesetaraan. Supaya bisa mengetahui lebih lanjut total investasi pada rumah makan, Anda harus menghitung ROI, BEP, dan PBP-nya. 

ROI adalah Return of Investment, yaitu peluang balik modal usaha. Sedangkan BEP adalah Break Even Point, yaitu jumlah penjualan yang harus terjadi setiap harinya untuk menutup modal. PBP adalah Payback Period, yang berarti jangka waktu pengembalian modal.

Itulah cara menghitung keuntungan usaha rumah makan yang bisa digunakan secara umum. Aplikasikan manajemen keuangan yang baik dalam bisnis kuliner Anda. Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.