Ini dia obat herbal Virus Corona

Jadiberkah.com – Ini Dia Obat Herbal Virus Corona – Seperti kita ketahui, Indonesia adalah negara yang kaya akan rempah-rempah. Jadi, jika ada wabah penyakit berbahaya, orang Indonesia sering menggunakan herbal sebagai obat alami untuk menangkal penyakit.

Ini juga benar, ketika virus korona diklaim telah masuk ke Indonesia pada awal Maret. Dimana membuat penduduk Indonesia berburu rempah-rempah untuk digunakan sebagai ramuan atau obat-obatan alami untuk menangkal virus korona.
Karena itu, harga rempah-rempah di pasaran mahal. Seperti dilansir Detik.com, harga jahe merah di sejumlah pasar di Jakarta naik dari Rp 50.000 per kg menjadi Rp 70.000 per kg. Sementara harga bawang sekarang sudah mencapai Rp150.000 per kg, bahkan mengalahkan harga daging sapi.
Namun, seberapa efektifkah pengobatan alami untuk menangkal virus korona? Obat-obatan alami apa yang diyakini dapat menangkal virus korona? Berikut ini adalah serangkaian obat-obatan alami untuk menangkal virus korona:

Baca Lainya:  Penyebab penyakit Autoimun

Bawang

Obat alami pertama dan paling dicari untuk virus korona adalah bawang. Ini juga membuat harga bawang putih, hingga bawang merah merangkak naik.
Apalagi dari berbagai mitos yang beredar tentang bawang, terutama bawang putih, dikatakan efektif mencegah virus korona. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya juga mengatakan melalui akun Twitter resminya, bahwa bawang putih adalah ramuan atau makanan sehat, yang memiliki sifat antimikroba.
Meski mengonsumsi bawang putih memang bisa membuat tubuh sehat dan menangkal penyakit, tetapi tidak ada bukti resmi, jika bawang putih mampu mencegah seseorang tertular virus korona.
Meski belum ada klaim resmi bahwa bawang putih dapat mencegahnya, tetapi tidak ada salahnya jika Anda terus mengonsumsi bawang putih mentah, karena alasan kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Alasannya, bawang putih memiliki allicin, atau senyawa sulfur organik yang sangat antimikroba. Allicin juga dapat melawan infeksi, menyehatkan tekanan darah, dan bertindak sebagai antioksidan.
Jahe

Baca Lainya:  Mengenal Apa Itu Virus Corona

Tidak hanya bawang, jahe juga disebut-sebut sebagai salah satu solusi alami untuk menangkal virus korona. Bahkan, banyak laporan bahwa jahe merah berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh melawan virus korona.
Tidak hanya itu, beritanya juga membuat orang memburu jahe, terutama jahe merah. Sekarang, seperti yang telah dibahas sebelumnya, banyak orang percaya bahwa virus korona dapat diatasi dengan obat-obatan herbal, yang mengandung curcumin.
Namun, seperti biasa, obat-obatan alami seperti rempah-rempah, bukanlah obat untuk virus korona, tetapi hanya untuk mencegahnya. Jadi secara umum, rempah-rempah seperti jahe sangat berguna sebagai penambah sistem kekebalan tubuh, dan bukan untuk mengobati.

Apalagi rasa hangat jahe di tubuh, membuat tubuh lebih terjaga. Jahe juga dapat dikonsumsi dalam berbagai cara yang lezat, seperti minuman yang dibuat, dicampur dengan makanan, dan lainnya.
Temulawak
Keributan virus korona sudah mulai masuk ke Indonesia, membuat orang mencari cara untuk menghindari virus yang mematikan itu. Karena virus ini belum menemukan obatnya, orang Indonesia telah mempercayakannya dengan obat alami.

Baca Lainya:  Jadwal Praktek Dokter dan alamat RS RSIA Family jakarta utara

Selain bawang dan jahe, jahe juga dikatakan mampu menangkal virus korona, yang juga mengandung curcumin. Anda dapat minum obat alami seperti jahe untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Karena pada dasarnya, virus korona lebih banyak menyerang orang yang kekuatan tubuhnya lemah.

Nah, untuk mendapatkan konten curcumin di temulawak, Anda harus mengolahnya terlebih dahulu. Jika Anda malas atau tidak tahu cara mengolahnya, Anda dapat membeli produk olahan jahe yang aman dan praktis, seperti Sari Temulawak 85.
Selain digunakan sebagai penangkal virus korona, jahe itu sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari mengatasi sistem pencernaan, obat peradangan, penyembuhan luka, meningkatkan nafsu makan, antijamur, obat jerawat, hingga menjaga kesehatan hati.

Semoga bermanfaat dan semoga kita selalu diberi kesehatan,
Penuilis: Jefri widiarta

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.