Mengatasi permasalahan karburator timor SOHC

Jadiberkah.com | Karburator timor sohc dan problematikanya.Seminggu ini bnyak yg berkonsultasi tentang permasalahan pada karburator timor, sampai2 ada yg minta di bikinin sohc injeksi. Atau ada juga yg beralih ke karburator kijang dgn alasan sang mekanik memvonis karburator orinya sudah bermasalah. Sebetulnya hampir 99% masalah bukan pada karbu, knp bisa dikatakan demikian?? Karna melalui pengalaman selama ini dlm menangani timor sohc, hampir semua yg sudah di vonis karburator bermasalah ternyata kondisi karbu baik2 aja.
Perlu di ketahui sistem kerja karburator timor agak jauh berbeda dgn karburator pada umumnya. Karburator timor teknologinya udh selangkah lebih maju dgn karburator mobil lain. Dmn karburator mobil timor sudah menggunakan sistem semi elektrikal dmn fungsi nya bukan hnya bekerja hnya pada unsur mekanikal tapi di atur juga oleh unsur elektrikal. Lantas apa unsur elektrikal nya?? Unsur elektrikalnya adalah control unit atau CU yg mengatur dua switch/selenoid yg berada pada karburator timor, CU akan mengontrol besar nya asupan udara menyesuaikan kondisi mesin, karna cu juga terhubung dgn wts dan switch temperatur dmn cu akan mengontrol sberapa asupan udara yg dibuka menyesuaikan suhu dan beban mesin, dan mngkin hanya karburator timor yg memiliki dua switch/selenoid pada sistem karburatornya, makanya sistem kelistrikan pada timor sohc besar pengaruh nya terhadap kinerja mesin baik kondisi panas maupun dingin, karna cu ikut mengatur akurasi karburator.

Sperti halnya pada mesin dohc dimana ECU yg mengontrol sistem kerja sensor menyesuaikan suhu dan beban mesin. Serta cu juga perlu menyesuaikan setiap top pengapian yg di kirimkan oleh delco agar irama nya seimbang antara komposisi udara dan bbm agar bertemu dengan percikan api yg pas .oleh karna itu menyeting karbu timor ga bisa hnya fokus di karbu saja tapi juga hrus di sinkronkan dgn top pengapian nya.
Kesimpulan nya menyeting mobil itu adalah seberapa mampu sang penyeting men’sinkronkan setingan mesin agar komposisi bbm dan udara bertemu dengan pengapian yg pas di ruang bakar pada timing kompresi yg tepat. Agar setiap tetes bbm yg masuk menjadi ledakan yang sempurna dan dapat di konversikan menjadi tenaga mesin yg kuat, sehingga stiap tetes bbm bermanfaat dan tdk ada yg terbuang, hasilnya pemakaian bbm lebih efektif dan efisien.

Sumber Referensi/Nandang just kiding

 

Semoga bermanfaat