Tata cara dan doa mandi wajib sesuai sunah

Jadiberkah.com | Tata cara dan doa mandi wajib sesuai sunah,Asalamualaikum,wr,WB teman teman saudara jadiberkah.com dimanapun anda berada semoga senantiasa dalam lindungan Alloh SWT dan diberi kenikmatan kesehatan dan keberkahan untuk kita semua,amin amin ya robal alamin.

Sahabat jadiberkah.com Mandi wajib dilakukan oleh suami istri bila telah melakukan hubungan badan atau sesorang yang telah bermimpi hubungan badan ( mimpi basah) maka orang tersebut diwajibkan untuk melakukan mandi wajib ini.
Dalam ajaran Islam sangatlah lengkap misal masalah Babagan mandi saja khususnya mandi wajib telah ajarkan dalam Alquran.
Mandi wajib tidaklah dilakukan secara asal asalan yang penting keramas rambut basah itu tidak heheheh…soalnya kebanyakan orang kalo ada ibu ibu gak pakai kerudung dan kelihatan rambutnya masah maka langsung di just habis mandi wajib,ya gak mesti juga.
Mandi wajib dilakukan dengan tata cara yang Rasulullah ajarkan kepada umatnya.

Dikutip dari laman situs qazwa.id sebagai berikut:
“Niat Mandi Wajib
Berikut ini adalah lafadz dari niat mandi wajib.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Tulisan latin dari bacaan ini adalah:

Baca Lainya:  Doa tidur lengkap dan artinya

“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

“Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta’aala.”

Tata Cara Mandi Junub
Ada dua hadist yang menjadi rujukan terkait dengan tata cara mandi junub atau mandi wajib. Yaitu hadist dari Aisyah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan hadist dari Maimunah yang diriwayatkan oleh Muslim.

Hadist pertama yaitu

Dari ‘Aisyah, isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat.

Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.” (HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)

Hadist kedua yaitu

Dari Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Maimunah mengatakan, “Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali.

Baca Lainya:  Doa ketika masuk pasar

Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian beliau mencuci kemaluannya. Setelah itu beliau menggosokkan tangannya ke tanah.

Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya.

Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR. Bukhari no. 265 dan Muslim no. 317)

Baca Juga: Serba-Serbi Puasa Rajab yang Perlu Kamu Ketahui

Niat Mandi Wajib

Rangkuman Tata Cara Niat Mandi Wajib
Singkatnya, setidaknya ada 8 tata cara mandi wajib. Menuangkan air dan mencuci kedua tangan.

Pertama

mengambil air dengan tangan kanan untuk mencuci kemaluan dengan tangan kiri. Dalam hal ini bisa menggunakan gayung

Kedua

menggosokkan tangan kiri ke tanah. Dalam konteks sekarang diganti dengan sabun.

Baca Lainya:  Qunut nazilah latin dan artinya penangkal segala bentuk musibah

Ketiga

berkumur dan menghirup air ke dalam hidung kemudian dilanjutkan dengan berwudhu namun tidak sampai membasuh kaki karena bagian ini diakhirkan

Keempat

ketika memulai membasahi rambut, sela-selai pangkal rambut dan basahi dengan air sampai seluruh kepala dan rambut basah.

Kelima

siram kepala 3 kali dilanjutkan dengan menyiram seluruh anggota badan.

Keenam

mengguyur air ke seluruh badan dengan mendahulukan bagian kanan

Ketujuh

Jangan lupa untuk digosok terutama pada bagian badan yang tersembunyi.

Kedelapan

Berpindah tempat dan cuci kedua kaki jangan lupa sela-selai jari kaki sampai anda yakin seluruh kaki basah.
Sumber referensi: qazwa.id

Itu saja ulasan dari kami semoga bermanfaat untuk kita semua,bila ada kesalahan dalam penulisan dan arti dari inti makna yang kami sajikan mohon untuk diluruskan sebagai bahan koreksi perbaikan konten kami untuk menjadi lebih baik dan bermakna.
Demi kenyamanan bersama diharapkan untuk memberi masukan,saran dan komentar tidak meninggalkan etika,sopan santun demi kenyamanan bersama,terima kasih
Wasalamualaim,we,wb

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.