Sering Dipandang Sebelah Mata, Ini Pengertian Pengamen Menurut Para Ahli

Jadiberkah.com – Pengamen bukan lagi hal asing yang bisa ditemui. Keberadaannya ada di mana-mana dan sering dipandang sebelah mata. Fenomena ini mengundang penelitian dari ahlinya, yang akhirnya memunculkan bermacam pengertian pengamen menurut para ahli.

Banyak ahli yang sepakat bahwa kehadiran pengamen sebenarnya bukan suatu masalah. Namun, terkadang pengamen itu sendiri yang membuat orang menjadi risih. Misal dengan penampilan yang acak-acakan, dan sebagainya. Nah, berikut pengertian pengamen menurut para ahli!

Pengertian Pengamen Menurut Para Ahli

Dalam sebuah literatur, Hayu (2011) menjelaskan tentang pengertian pengamen. Menurutnya, pengamen adalah sebuah komunitas baru yang datang di kehidupan pinggiran perkotaan. Kehadiran pengamen ada setelah pemulung, gelandangan, dan juga pekerja seks kelas rendahan.

Selain itu, pengamen menurut Hayu juga dianggap sebagai penyakit sosial yang keberadaannya mengancam kehidupan  masyarakat. Pengamen juga biasa diidentikkan dengan istilah anak nakal yang brutal, mengganggu sopan santun, serta tidak tahu tata tertib. 

Pengertian pengamen menurut Kristiana (2009) didasarkan dari definisi katanya. Pengamen berasal dari kata ‘amen’ atau ‘ngamen’ yang artinya yaitu menyanyi atau bermain musik untuk mencari uang. Sementara itu, pengamen berarti orang yang menyanyi atau memainkan musik, yang bisa menetap atau berpindah-pindah dalam pertunjukannya.

Kristiana menyebutkan bahwa pengamen sebenarnya merupakan seseorang yang ingin menunjukkan keahliannya di bidang seni. Hal tersebut bukanlah suatu kesalahan apabila dilakukan dengan etika dan mematuhi norma. Biar bagaimana pun, seseorang berhak menunjukkan minatnya pada seni dengan berbagai cara. Mengamen adalah salah satunya.

Pengamen kini kian banyak hadir di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Di pinggir-pinggir jalan, di terminal, keliling dari rumah ke rumah, di dalam bus, dan sebagainya. Perspektif masyarakat terhadap pengamen pun akhirnya terkotak-kotak. Ada yang terganggu, namun ada juga yang memaklumi dan berbaik hati membagi rezeki.

Sebenarnya hal ini tergantung dari pengamen itu sendiri. Apabila pengamen mengamen dengan sopan, suara dan musiknya enak didengar, tentu akan disukai. Sebaliknya, pengamen yang asal bunyi, bersikap tidak sopan, bahkan sampai berperilaku kriminal, akan membawa citra buruk bagi sesama pengamen.

Itulah pengertian pengamen menurut para ahli. Semoga bermanfaat dan memberikan informasi yang tepat untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.