Keluhanmu Membuat Orang Lain Menderita

Artikel | Malem semakin Larut tetapi mata tak kunjung bisa terpejam,Pikiran ngelantur kemana mana mungkin salah satu penyebab mata tak kunjung terpejam,banyak hal yang membuat kita susah untuk tidur.kali ini saya akan mengulas yang berjudul “Keluhanmu Membuat Orang Lain Menderita”.

Mengeluh boleh boleh saja dan sah sah saja karena setiap orang pasti mempunyai suatu masalah dalam hidupnya seperti:

  1. Masalah ekonomi
  2. Rumah tangga
  3. Pekerjaan
  4. Atau masalah yang lainnya.

Namun apa jadinya bila kita mengeluh tidak pada tempatnya seperti mengeluh kepada orang yang kurang pas untuk berkeluh kesah maka akan terjadi secara gak langsung keluhanmu akan membebani masalahmu kepada orang lain.mengeluh tidak lain dan tidak beda jauh dengan menaruh empati kepada seseorang agar orang lain yang melihatnya untuk segera menolongnya.Mengeluh kepada Tuhanmu..?kenapa harus mengeluh kepada tuhanmu kenapa juga tidak secara langsung jentel meminta pertolongan kepada Alloh Swt yang jelas jelas Alloh SWT itu maha pengasih dan pemurah.Janganlah mengeluh bila keluhanmu cuma hanya bisa membebani orang lain sedangkan orang lain sudah cukup berat menghadapi masalahnya sendiri yang begitu komplek baik masalah keluarga juga masalah lainya.

Baca Lainya:  Bagaimana cara menanamkan jiwa bisnis sejak dini

Al-Qur’an mengisyaratkan bahwa manusia adalah makhluk yang sering berkeluh kesah. Ia akan terus mengeluh kekurangan dan permasalahan yang sedang ia hadapi. Mengeluh sejatinya perwujudan dari rasa tidak puas, diperlakukan tidak adil, tidak ikhlas menerima sebuah ketentuan yang terjadi, baik dari segi materi dan non materi. ketika ditimpa musibah menghardik Tuhan tidak adil, gaji kecil, belum punya rumah dan kendaraan pribadi acap kali menyalahkan suami (bagi para istri) atau anak-anak nakal dan bermasalah tidak jarang meyalahkan istri (bagi para suami). Intinya, ketika semua hal di depannya terlihat tak pantas dan tak sesuai dengan harapan, manusia selalu menyalahkan pihak lain, dan terkadang tanpa terlebih dahulu introspeksi pada diri sendiri. Artinya, sikap ini merupakan dorongan psikologis yang muncul akibat gejolak kejiwaan yang sedang dialaminya. Dengan kata lain, jiwanya (sedang) sedikit terganggu.

Baca Lainya:  Kenapa susah untuk sukses

Setiap hari kita dihadapkan oleh berbagai permasalahan yang tak kunjung usai. Semuanya saling berkelindan, bertautan, dan saling memberi akibat. Tak hanya itu, tanpa kita sadari, terkadang diri kita sendiri pun menjadi penyebab orang lain mengeluh.

Sebagaimana Firman Allah SWT:

إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ خُلِقَ هَلُوعًا

Artinya: ” Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.” (Q. S. Al Mariij: 19)

إِذَا مَسَّهُ ٱلشَّرُّ جَزُوعًا

Baca Lainya:  9 Sunah Nabi Yang Perlu Dihidupkan Untuk Menjadi Muslim Yang Produktif

Artinya: ” Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,” (Q. S. Al Mariij: 20)

كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Artinya: “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Q. S. Al Baqarah:216)

Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan motivasi untuk kita semua agar kita semua dijadikan insan yang sabar dalam menghadapi cobaan dan selalu bekerja keras untuk selalu berusaha dalam suatu permasalahan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.